Hindari Ini

1. Herpes

Penyakit ini juga dikenal dengan sebutan herpes genitalis (herpes kelamin). Penyebab herpes adalah Virus Herpes Simplex (HSV) dan di tularkan melalui hubungan seks, baik vaginal, anal atau oral yang menimbulkan luka atau lecet pada kelamin dan mengenai langsung bagian luka/bintil/kutil.

Gejala

Gejala awal biasanya berupa gatal, kesemutan dan sakit. Lalu akan muncul bercak kemerahan yang kecil, yang diikuti oleh sekumpulan lepuhan kecil yang nyeri. Lepuhan ini pecah dan bergabung membentuk luka yang melingkar, dan akan membentuk keropeng.Herpes timbul antara 3 sampai 10 hari setelah berhubungan dengan orang yang mempunyai penyakit tersebut. Tetapi antara 5-10 hari, gejala ini akan hilang dan muncul kembali.Gelaja ini timbul tergantung tergantung daya tahan tubuhnya.

Pengobatan

Pengobatan yang terbaik adalah segera kunjungi dokter anda dan ikuti petunjuknya.

 

2. Sifilis atau Raja Singa

Sifilis adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Treponema Pallidum yang sangat berbahaya, karena mengganggu otak dan fungsi organ lainnya. Sifilis juga dapat menginfeksi janin dalam kandungan dan janin bisa berakibat cacat bawaan.

Gejala

Gejala penyakit ini mirip dengan gejala sejumlah penyakit lain. Ciri awalnya dimulai dengan lecet yang tida terasa sakit pada penis atau kemaluan dan berkembang dalam tiga tahap, yang dapat berlangusung lebih dari 30 tahun.Gejala-gejala umum yang timbul adalah muncul benjolan di sekitar kelamin, kadang-kadang disertai pusing dan nyeri tulang seperti flu, yang akan hilang sendiri tanpa diobati. Ada bercak kemerahan pada tubuh sekitar 6-12 minggu setelah berhubungan seksual. Selama 2-3 tahun pertama, penyakit ini tidak menunjukkan gejala apapun. Namun setelah 5-10 panyakit ini menyerang susunan saraf otak, pembuluh darah, dan jantung. Pada perempuan penyakit ini dapat menular pada bayi yang di kandung.

Pengobatan

Antibiotik dapat menghentikan aktivitas bakteri penyebab sifilis, tapi penggunaanya harus sesuai resep dokter. Jadi, kalau anda merasakan gejala diatas maka segera periksakan diri, selanjutnya ikuti saja petunjuk dokter.

 

3. Kutil Kelamin

Gejala

Disebabkan oleh Human Papiloma Virus. Gejala yang ditimbulkan adalah tonjolan kulit seperti kutil besar disekitar alat kelamin (seperti jengger ayam). Komplikasi yang mungkin terjadi kutil dapat membesar seperti tumor, bisa berubah menjadi kanker mulut rahim, dan meningkatkan resiko tertular HIV-AIDS. Tidak perlu mendeteksi laboratorium karena langsung dapat terlihat oleh mata biasa.

Pengobatan

Segera ke dokter terdekat supaya kutil bisa ditangani lebih dini dan mengurangi resiko penyakit lainnya.

 

4. Gonorrhea

Gejala

Ini adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri yang sering di kenal dengan kencing nanah, karena memang penis akan mengeluarkan nanah berwarna putih kuning atau putih kehijauan. Gonorrhea bisa menyebar melalui aliran darah kebagian tubuh lainnya, teutama kulit dan persendian.Penderita seringkali tidak merasakan gejala selama beberapa minggu atau bulan, dan diketahui menderita penyakit tersebut hanya setelah pasangan hubungan seksualnya tertular. Infeksi dapat menyerang leher rahim, rahim, saluran telur, indung telur, uretra, dan rektum serta menyebabkan nyeri pinggul ketika berhubungan seksual.

Pengobatan

Pemberian antibiotik bisa mengobati penyakit ini, untuk hasil yang lebih baik segera hubungi dokter untuk mendapatkan penangangan lebih awal.

 

5. Klamidia.

Gejala

Penyakit ini dapat menyebabkan artritis parah dan kemandulan pada pria. gejalanya mirip gonore, walaupun bisa juga beraksi tanpa gejala. Cairan vagina encer berwarna putih kekuningan; Nyeri di rongga panggul;, dan perdarahan setelah hubungan seksual.

Pengobatan

Seperti sifilis dan gonore, penderitanya dapat disembuhkan dengan antibiotika.

 

6. Hepatitis B

Penyakit ini juga banyak disebabkan oleh hubungan seks yang tidak aman. Hepatitis B dapat berlanjut ke sirosis hati atau kanker hati. Setiap tahun kasus yang dilaporkan mencapai 200.000, walaupun ini satu-satunya STD yang dapat dicegah melalui vaksinasi.

 

7. HIV-AIDS

HIV atau Human Immunodeficiency Virus adalah sejenis virus yang menyebabkan AIDS. Virus ini menyerang sel darah putih manusia yang merupakan bagian paling penting dalam system kekebalan tubuh. AIDS atau Acquired Immuno Deficiency Syndrome adalah kumpulan gejala-gejala akibat menurunnya sistem kekebalan tubuh.

Gejala

Seseorang yang terinfeksi HIV secara fisik tidak ada bedanya dengan orang yang tidak terinfeksi. Hampir tidak ada gejala yang muncul pada awal terinfeksi HIV. Tetapi ketika berkembang menjadi AIDS, maka orang tersebut perlahan-lahan akan kehilangan kekebalan tubuhnya sehingga mudah terserang penyakit dan tubuh akan melemah.Tes HIV (ELISA dua kali) perlu disertai konseling sebelum dan sesudah tes dilakukan.Setiap orang beresiko tertular HIV-AIDS, baik tua maupun muda, kaya atau miskin, heteroseksual maupun homoseksual, terkenal maupun tidak terkenal. Resiko tertular HIV tidak berkaitan dengan siapa kita, tetapi apa yang kita lakukan.

Pengobatan

Obat-obatan yang ada pada saat ini, belum mampu membunuh virus HIV secara pasti. Mencegah Lebih baik daripada mengobati bukan?