4 Cara Cegah Virus HIV dan Mengenal Gejalanya

Segera cegah virus HIV dengan mengenali penyebab, gejala, serta tanda-tanda nya sejak dini, agar anda bisa terjaga dari virus mematikan ini. Sejak lama kita sudah mengenal virus HIV/AIDS sebagai salah satu penyakit yang mematikan dan bisa menular. Namun malah banyak sekali pengidap penyakit tersebut yang malah dijauhi. Salah satu obat paling mujarab yang membantu membuat pengidap bisa menjalaninya dengan baik adalah dukungan orang terdekat. Setelah itu, barulah kita mencari cara cegah virus HIV.

Seperti diketahui, AIDS sendiri disebabkan oleh human immunodeficiency virus atau biasa disebut dengan HIV. Lalu HIV yang masuk dalam tubuh, kemudian menghancurkan sel CD4. Sel tersebut merupakan sel darah putih yang melawan infeksi. Hal tersebut yang selanjutnya membuat sistem kekebalan tubuh manusia menjadi lemah.

Sedangkan dengan penularan HIV terjadi ketika sperma, darah, atau cairan vagina masuk ke dalam tubuh dari tubuh penderita. Hal tersebut terjadi dikarenakan beberapa cara, diantaranya adalah :

  • Hubungan seks. Infeksi dari virus tersebut terjadi ketika melakukan hubungan intim. Bahkan HIV juga bisa menular melalui seks oral, namun penularannya akan terjadi ketika terdapat luka di mulut. Seperti gusi berdarah atau sariawan.
  • Menggunakan jarum suntik. Salah satu penularan yang cepat terjadi adalah berbagi penggunaan jarum suntik. Seperti contohnya adalah menggunakan jarum suntik ketika menggunakan NAPZA suntik atau saat membuat tato.
  • Tranfusi darah. Donor darah memang baik, namun jika tidak dicek terlebih dahulu akan menimbulkan penularan HIV. Hal ini dikarenakan penerima donor mendapatkan darah dari penderita HIV.
  • Dari ibu. Tidak hanya beberapa cara di atas yang menularkan virus HIV, melainkan juga dari ibu hamil ke janin yang tengah dikandungnya. Penularan terssebut terjadi ketika proses melahirkan atau melalui air susu ibu (ASI) ketika menyusui

Perlu diketahui bahwa penyakit HIV tidak bisa menyebar melalui kontak kulit, seperti berjabat tangan atau berpelukan dengan pengidap HIV. Selain itu, penularan juga tidak bisa terjadi melalui ciuman atau melalui ludah. Kecuali penderita mengalami gusi berdarah, sariawan, atau terdapat luka di mulut.

Faktor Penyebab HIV

Cegah Virus HIV - Penyebab HIV

Pada dasarnya, HIV bisa menginfeksi semua orang dari semua umur. Namun resiko paling banyak terjadi adalah pada pria yang tidak disunat, kemudian lelaki heteroseksual dan gay atau seks sesama lelaki. Selain itu, resiko tertular HIV juga cukup tinggi yang dikarenakan beberapa faktor, berikut diantaranya :

  • Bersetubuh tanpa menggunakan pengaman atau kondom. Bahkan penularan akan semakin meningkat jika berhubungan badan dengan berkali-kali berganti pasangan. Selain itu, resiko penularan akan semakin besar jika melalui anal atau dubur (tilis).
  • Mengalami infeksi menular seksual. Penderita infeksi menular seksual biasanya akan menimbulkan luka terbuka pada kelamin penderita. Hal ini yang mengakibatkan resiko tertular HIV.
  • Berbagi alat suntik bagi pengguna NAPZA narkoba atau ketika membuat tatto.

Gejala dan Tanda-Tanda HIV AIDS

Cegah Virus HIV - Gejala dan Tanda HIV

Sebelum mencari tahu cara cegah virus HIV, ada baiknya kita juga tahu tentang gejala orang yang terinfeksi. Sebab, gejala dan tanda dari awal penyakit tersebut tidak khas dan spesifik gejala berat sehingga sering kali penyakit ini diabaikan. Infeksi penyakit HIV terbagi menjadi 3 fase, diantaranya adalah :

Fase Pertama: Infeksi HIV Akut

Cegah Virus HIV Ciri Fase Pertama

Biasanya, fase pertama muncul setelah 1 hingga 4 minggu terinfeksi HIV. Pada fase awal ini, penderita HIV mengalami gejala yang sama dengan flu, yakni :

  • Sakit kepala
  • Kelelahan
  • Sariawan
  • Radang tenggorokan
  • Nyeri otot
  • Hilang nafsu makan
  • Ruam
  • Berkeringat
  • Pembengkakan pada kelenjar getah bening.

Tanda dan gejala dari penyakit ini muncul dikarenakan sistem kekebalan tubuh sedang berusaha penuh melawan virus penyakit tersebut. Gejala ini diketahui hanya bisa bertahan selama kurang lebih 1-2 minggu.

Fase Kedua: Fase Laten HIV

Cegah Virus HIV - Fase Kedua

Memasuki fase kedua, pengidap penyakit tersebut tidak menunjukkan gejala atau tanda, bahkan malah terlihat sehat. Padahal, virus HV sedang berkembang biak dan secara diam-diam, virus tersebut menyerang sel darah putih yang berperan melawan infeksi.

Pada fase kedua ini memang tanda-tanda dari HIV tidak terlihat. Namun, penderita bisa menularkan virus tersebut kepada orang lain. Sel darah putih yang berkurang menimbulkan gejala yang lebih parah di kemudian hari.

Fase Ketiga: AIDS

Cegah Virus HIV - Fase Ketiga

AIDS menjadi fase terberat ketika tubuh terserang virus HIV. Sebab, sistem sudah tidak mampu lagi untuk melawan virus. Jumlah sel darah putih yang jauh di bawah normal membuat kemampuan tubuh menurun drastis.

Sejumlah tanda HIV/AIDS ini cukup berat. Diantaranya adalah tubuh sering mengalami demam, berat badan menurun drastis, diare kronis, mudah lelah, dan muncul pembengkakan kelenjar getah bening.

Pada fase ketiga ini, sistem kekebalan tubuh sudah mulai melemah drastis. Hal ini membuat pengidap HIV sangat mudah terserang infeksi dan jenis kanker tertentu. Biasanya, penyakit yang menyerang penderita HIV adalah sebagai berikut :

  • Pneumonia,
  • Infeksi jamur pada mulut dan tenggorokan,
  • Meningitis,
  • Toksoplasmosis,
  • Tuberkulosis,
  • Kanker (Sarkoma kaposi dan limfoma).

4 Cara untuk Cegah Virus HIV/AIDS

4 Cara Cegah Virus HIV

Berdasar beberapa sumber kesehatan, terdapat beberapa cara cegah virus HIV. Salah satunya adalah dari Centers for Disease Control and Prevention. Diantaranya adalah :

  1. Cegah Virus HIV dengan Melakukan Hubungan Seksual yang Aman

Cegah Virus HIV dengan Gunakan Kondom

Hubungan intim merupakan salah satu hal utama yang menyebabkan penularan HIV/AIDS. Sehingga, perlu cara aman ketika melakukan hubungan intim. Salah satunya adalah dengan menggunakan kondom sutra. Meski sudah memakai pengaman, namun jangan pernah untuk gonta ganti pasangan.

  1. Cegah Virus HIV dengan Tidak Konsumsi Obat-obatan Terlarang

Cegah Virus HIV - Jangan Konsumsi Obat-obatan Terlarang

Meski suntik sering dijumpai di dunia kesehatan, namun suntik juga berbahaya jika penggunaannya tidak tepat. Salah satunya adalah digunakan untuk berbagi dalam NAPZA suntik. Sebab, penggunaan suntik secara bergantian seperti pada saat menggunakan NAPZA atau tato akan meningkatkan resiko terserang HIV.

  1. Cegah Virus HIV dengan Berkonsultasi kepada Dokter

Cegah Virus HIV - Bicarakan dengan DokterApabila sudah didiagnosa HIV, maka lebih baik segera konsultasi dengan dokter. Mulai dari cara pengobatannya atau upaya dalam pencegahan penularan. Dalam hal ini sangat disarankan pada ibu hamil, ketika didiagnosis HIV, sebaiknya berkonsultasi pada dokter terkait dengan penanganan dan perencanaan metode persalinan. Hal ini sebagai upaya cegah virus HIV menular ke janin.

  1. Cegah Virus HIV dengan Jujur pada Pasangan

Cegah Virus HIV dengan Jujur Pada Pasangan

Apabila kamu mengidap HIV, maka upayakan jujur kepada pasangan. Kamu harus meminta pasangan agar menjalani tes HIV. Sebab semakin cepat terdeteksi virus tersebut, maka semakin cepat pula penanganan yang bisa dilakukan. Sehingga penularan dan perkembangan penyakit bisa diantisipasi.

Demikian cara cegah virus HIV yang wajib kamu ketahui. Ingat, bersentuhan kulit seperti berpelukan atau berjabat tangan dengan penderita HIV tidak membuat kamu tertular virus HIV.

Bahkan, apabila terkena ludah atau ciuman mulut dengan mulut juga tidak akan menularkan virus, kecuali pengidap mengalami luka di mulut seperti sariawan, gusi berdarah. Maka tidak perlu menjauhi penderita HIV. Usahakan ketika bersetubuh dengan cara yang aman. Mengetahui cara pakai kondom juga sangat penting, agar tidak menularkan penyakit HIV.